Rangsang Wisatawan Datang di Komodo,Destinasi Wisata Luar TNK Bebas BiayaMasuk

LABUAN BAJO -Pihak Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) membebaskan biaya masuk di destinasi wisata di luar Taman Nasional Komodo (TNK), Jumat (3/7).

Kebijakan menggratiskan biaya masuk ini berlaku hingga 31 Juli 2020 mendatang. Kebijakan ini disampaikan melalui surat resmi Dinas Pariwisatadan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat bernomor 556.9/ 348/ VII/ Parbud/ 2020.

Surat tertanggal 2 Juli 2020 ini ditandatangani oleh KepalaDinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Augustinus Rinus.

Dalam surat tersebut, terdapat tiga poin penting yang disampaikan, yakni Pertama, membebaskan biaya masuk semua destinasi wisata di luar TNK sampai dengan tanggal 31 Juli 2020.

Kedua, setiap wisatawan yang akan berkunjung melakukan booking online melalui link [url]https://booking.labuanbajoflores.id;[/url] Ketiga, petugas dan wisatawan yang berkunjung agar tetap memperhatikan protokol kesehatan pariwisata sesuai dengan Lampiran Surat Keputusan Bupati Manggarai Barat Nomor 128/ KEP/ HK/ 2020.

Keputusan menggratiskan biaya masuk destinasi wisata ini merujuk Surat Keputusan Bupati Manggarai Barat Nomor 128/ KEP/ HK/ 2020 Tentang Protokol Tatanan Normal Baru Covid-19 di Sektor Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat serta menindaklanjuti SuratDinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat Nomor 556.9/ 348/ VI/ Parbud/ 2020 Tentang Pembukaan Destinasi Wisata Kabupaten Manggarai Barat di Luar TNK.

Kadis Disparbud Kabupaten Mabar, Augustinus Rinus dihubungi per telepon mengatakan, kebijakan tersebut diambil agar kembali menggeliatkan pariwisata di daerah tersebut.

“Kami ingin supaya menggeliat kembali aktivitas pariwisata dengan menggratiskan biaya masuk di destinasi wisata di luar TNK, sehingga diharapkan dengan image seperti ini para wisatawan bisa datang kembali ke Labuan Bajo,” katanya.

Dijelaskannya, saat ini destinasi wisata yang diberlakukan penarikan retribusi yakni destinasi wisata Batu Cermin, Gua Rangko dan Cunca Wulang.

“Banyak destinasi yang sering dikunjungi, tapi kami belum menarik retribusi, seperti Cunca Rami, Sanoliwung dan Istana Ular,” katanya.

Pihaknya pun beberapa waktu lalu telah melakukan rapid tes terhadap para petugas pemungut retribusi di destinasi wisata di kabupaten itu. *

https://kupang.tribunnews.com/2020/0…as-biaya-masuk

Lho, katanya super premium, kok gratis

Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *