Isi Hati Siswa soal PPDB Jakarta: Pakai Syarat Jarak Saja, Jangan Usia!

Jakarta

Tak hanya orang tua, siswa pun menyuarakan kekecewaan atas sistem jalur zonasi di Penerimaan Peserta Didik baru atau PPDB Jakarta. Sistem ini menguntungkan siswa lebih tua dan membuat siswa lebih muda terpental dari sekolah pilihannya.

Raihan Aqil (15) mengatakan dirinya kalah bersaing masuk SMAN dengan siswa yang berusia lebih tua darinya. Dia pun tidak mendaftar lewat jalur zonasi.

“Saya sama sekali nggak daftar. Soalnya saya udah lihat umurnya tinggi-tinggi. Jadi saya tahu diri nggak daftar,” ujar Raihan kepada detikcom Jumat (26/6/2020).

Raihan menginginkan agar PPDB jalur zonasi tidak diseleksi berdasarkan umur. Dia meminta jalur tersebut diseleksi berdasarkan jarak rumah ke sekolah saja.

“Nggak usah pake umur. Sudah pakai jarak aja nggak apa-apa gitu. Pasti mereka-mereka juga incernya sekolah-sekolah yang terdekat,” ucap Raihan.

Tonton juga ‘Orang Tua Siswa Ngamuk-ngamuk ke Kadis DKI soal PPDB’:

[Gambas:Video 20detik]

Lebih lanjut Raihan menyampaikan keinginannya agar bisa masuk ke SMA negeri. Dia sangat berharap mendapat kursi di sekolah negeri yang dekat dari rumahnya.

“Cuman saya pengennya negeri gitu loh. Nggak pengen swasta sama sekali. Pengennya negeri dan deket rumah saya biar nggak terlambat sekolah,” ujar Raihan.

Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *